MalaMenggores ')

senang mengajak bermain hujan dan suka berlangkah dengan sepatu "tok-tak"

Selasa, 19 Juli 2011

Sebelum ada nama ku di batu nisan itu

Hari ini saya mendengar 3 berita duka sekaligus
orang-orang di sekitar saya dipanggil sang Pemilik



saat mendengar
berita pertama
*terdian sejenak
berita kedua
* ada apa ini ?
berita ketiga
*merenungi kisah

saya merenung,
waktu saya berapa lama lagi ya?
apa saat kematian saya, akan banyak orang yang merasa kehilangan?
Berapa banyak karangan bunga yang dikirm untuk saya ?
apa saya sudah cukup membahagiakan orang-orang di sekitar saya ?



Sekiranya kita boleh diberitahu sampai kapan henti usia kita?
Ohh.. NO.. ini akan memicu kita untuk menjadi seorang yang asal-asalan saja..
saya pikir itu  alasan Tuhan kenapa menyembunyikan henti usia kita dari kita


Ahh..
daripada kita sibuk memikirkan henti usia kita,
marilah kita sibuk membaikkan diri kita, dengan tujuan untuk membaikkan kehidupan oran-orang di sekitar kita

Saat nya nanti..
saya akan masuk ke kedalaman tanah, pun kamu
tidak ada yang bisa kita lakukan disana
bahkan perasaan menyesal karena belum sempat membahagiakan orang di sekitar kita pun tidak bisa

Nah..
Selama masih ada hawa yang bisa kita hirup
masih ada cinta yang kita rasa
masih ada bentuk yang bisa kita berikan
masih ada pahatan yang bisa kita ukir
masih ada irama organ yang bisa kita rindu
masih ada pagi dan akhir malam yang bisa kita kecap
DAN SELAMA MASIH ADA WAKTU

Marilah kita menyayangi orang itu
mencintai pekerjaan baik ini
membaikkan keadaan sana
dan mencintai hidup kita
 

dari aku untuk Tuhan ku

-R.Simbolon-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar